Peran dalam Membangun Karakter Bangsa memegang peranan penting dalam pembentukan identitas dan nilai-nilai masyarakat Indonesia. Sejak dulu, para tokoh dan ahli telah menekankan betapa pentingnya peran ini dalam menciptakan bangsa yang berkarakter kuat dan unggul.
Menurut Prof. Dr. Azyumardi Azra, peran dalam membentuk karakter bangsa harus dimulai dari pendidikan. Pendidikan merupakan pondasi utama untuk menyemai nilai-nilai luhur dan moralitas yang akan membentuk karakter seseorang. Hal ini sejalan dengan pendapat Bapak Bangsa, Soekarno, yang pernah berkata, “Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun karakter bangsa yang tangguh.”
Selain dari pendidikan, peran dalam membentuk karakter bangsa juga dapat dilihat dari bagaimana masyarakat bersikap dan berinteraksi satu sama lain. Prof. Dr. M. Quraish Shihab menyatakan, “Sikap saling menghargai, tolong-menolong, dan gotong royong merupakan nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam diri setiap individu untuk membentuk karakter bangsa yang solid.”
Tidak hanya itu, peran dalam membentuk karakter bangsa juga dapat dilihat dari bagaimana para pemimpin negara memimpin dengan integritas dan dedikasi. Presiden Joko Widodo pernah menegaskan, “Seorang pemimpin harus memberikan teladan yang baik bagi rakyatnya, karena karakter bangsa akan tercermin dari tindakan dan sikap pemimpinnya.”
Dengan demikian, peran dalam membentuk karakter bangsa tidak hanya terletak pada satu pihak saja, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara individu, masyarakat, dan pemimpin negara. Dengan memahami dan melaksanakan peran tersebut dengan baik, Indonesia dapat menjadi bangsa yang memiliki karakter yang kuat dan unggul di mata dunia.